Menjelang lebaran, arus mudik akan meningkat pesat, tentunya kita harus mempersiapkan rencana mudik dengan matang, agar bisa sampai dan kembali ke tujuan denga selamat.
Keselamatan menjadi isu yang hangat di bicarakan, terutama pemudik yang menggunakan roda dua, agar diharapkan mampu menjaga keselamatan penumpangnya, dan tidak lalai dalam mengendarai motor yang terbilang mungil untuk menklukan keganasan jalanan antar kota.
Hasil diskusi saya denga seorang teman di tempat magang, saya menemukan ide yang berasal dari fakta-fakta yang sudah terjadi sebelumnya, dimana keselamatan berkendara di Indonesia masih terus dipertanyakan.
Sistem speed limit atau batas kecepatan hendaknya dicanangkan lebih vocal lagi di jalan-jalan besar antar kota, tol/highway, etc. langkah ini mungkin dapat membantu masyarakat pengendara yang keasyikan berkendara tanpa memperhitungkan batas kecepatan kendaraannya.
Belajar dari kecelakaan yang terjadi, seringkah anda mendengar saksi mata berkata”tiba-tiba mobil dengan kecepatan tinggi datang dari berlawanan ara”. memang tampak hanya pendapat semata, namun kecelakaan sudah terjadi, apa kita masih belum ingin percaya?
Batas kecepatan ini pula akan membantu keteraturan pengendara dalam memotong kendaraan didepannya yang kecepatannya bisa diperhitungkan, sehingga memotong jalan pun tidak beresiko tinggi.
Meniru ketertiban dari orang luar sih, kita bisa lebih tertib dengan sistem ini. mungkin sudah diterapkan dibeberapa titik di Indonesia, karena mungkin kurang sosialisasi dan implementasi dilapangan yang minim menjadkan aturan ini di abaikan, jika di abaikan kelak kita wajib bertindak tegas dengan pengendara yang melanggar batas kecepatan tersebut, dengan adanya speed detector polisi bisa mengukur kecepatan kendaraan. ide itu sudah lama diimplementasikan, bukan?
Nah, tulisan ini hanya menjadi reminder saya saja tentang ide yang saya punya. teknologi terus berkembang, bahkan mobil-mobil merek ternama saja sudah bisa mengajari kita kemana harus pergi, dan berhati-hati saat memarkir kendaraan anda dengan sistem navy, dan security passengernya.
Who knows? di masa depan nanti pun seluruh kendaraan di Indonesia bisa di implan dengan speed detector yang terhubung dengan satelit, dan melalui satelit dihubungkan dengan database di kepolisian yang mampu memberi sanksi seperti tilang dll, hanya semudah meng-klik plat kendaraan pada database, dan surat tilang langsung dikirim ke alamat si pengendara.
Praktis! ide di atas hanya sekedar ide. mungkin saja bermanfaat suatu saat kelak untuk mengurangi angka kecelakaan saat mudik, dan lain waktu.
- Ayu
Design by Simon Fletcher. Powered by Tumblr.
© Copyright 2010